Smartphone Dan Pembelajaran Oleh Ai Surasetianah Nuraeni, S.Pd. Guru SMKN 8 Kabupaten Tangerang.

TANGERANG, (variabanten.com)-Mentari pagi kian terasa indah, burung burung pun bernyanyi riang mengiringi langkah-langkah kecil sosok berseragam sekolah. Dunia Pendidikan kini mulai kembali tersenyum setelah wabah covid yang melanda tanah air. Wabah yang sangat merisaukan kita semua baik siswa, guru dan orang tua. Pembelajaran daring membuat banyak perubahan terhadap kegiatan belajar mengajar, baik segi emosional guru dan murid ataupun dari segi pemahaman materi. Sekian lama siswa belajar daring membuat mereka ketergantungan gadget.

Pembelajaran tatap muka tentulah lebih dirindukan para siswa dan guru. Badai kini berlalu, pendidikan di tanah air kembali berangsur normal. Setiap hari sekolah dapat melangsungkan kegiatan belajar mengajar secara langsung. Kegiatan tatap muka ini tentulah masih memperhatikan protokol kesehatan, yaitu mengenakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Para siswa tampak antusias dengan dengan keberlangsungan tatap muka. Kerinduan yang selama ini terpendam dapat terlepaskan. Mereka begitu riang dapat bertemu dengan guru dan teman-teman. Dengan langkah gembira mereka melangkah memasuki gerbang sekolah untuk mencari ilmu. Mereka akan lebih bisa memahami materi dengan mudah dan bisa mengaktualisasikan diri melalui kegiatan-kegiatan pengembangan diri. Guru-guru pun mulai merasa lega dapat menyampaikan materi tanpa kendala sinyal atau kuota. Hubungan antara guru dan peserta didik pun terjalin kembali untuk meraih hasil belajar yang memuaskan.

Dunia selalu berubah dan dinamis, begitupun dunia pendidikan. Virus covid-19 yang melanda berdampak terhadap pola belajar. Anak-anak kini lebih ketergantungan gadget. Akibat pembelajaran daring yang relatif lama. Motivasi siswa menjadi menurun. Rendahnya motivasi siswa karena mereka belum mengetahui dengan jelas dan benar manfaat dari ilmu yang dipelajarinya. Pembelajaran akan lebih bermakna bila dibangun diatas kesempatan yang sama, ide yang disukai dan perilaku yang menyenangkan dari seluruh unsur yang terlibat. Inilah yang harus dipikirkan guru menciptakan pembelajaran yang menyenangkan. Mempersiapkan mental ketika mengajar hingga tampil semangat, berwibawa dan memesona. Penggunaan metode yang tepat, variatif dan inovatif sehingga mampu menaikkan motivasi belajar siswa secara aktif. Para siswa akan lebih merasa nyaman dalam pelaksanaan pembelajaran jika guru menggunakan media smartphone seperti quiziz, wordwall, padlet dan lain sebagainya. Smartphone yang notabene menjadi gadget yang mereka sentuh dan gunakan sehari-hari, menjadikan siswa lebih tertarik akan pelajaran. Mereka merasa seolah olah sedang bermain bukan belajar.

Ayo, para guru hebat mari kita ciptakan pembelajaran kreatif, variatif, inovatif demi terciptanya generasi bangsa yang unggul dan handal. Salam sehat dan semangat untuk seluruh guru hebat Indonesia. VB-BS.

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *