Mengapa Jaminan Hari Tua BPJS Bagi Tenaga Kerja Baru Dapat Dicairkan Pada Usia 56 Tahun

Tangerang Selatan (Varia Banten) – Jaminan Hari Tua BPJS Ketenaga Kerjaan Baru Bisa Cair Saat Usia 56 Tahun. Oleh Erniyati (Mahasiswa Magister Hukum Universitas Pamulang, Banten).

Pada awal Bulan Febuari 2022, msyarakat dikejutkan dengan ketetapan dari Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah yang mana dalam Konferensi Pers secara Virtual yang menyampaikan bahwa pembayaran manfaat jaminan hari tua atau JHT hanya dapat di cairkan saat usia peserta BPJS Ketenagakerjaan mencapai 56 tahun.

Keputusan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 2/2022 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pembayaran Manfaat Jaminan Hari Tua yang di Sah kan pada 04 Febuari 2022.

“Manfaat JHT bagi peserta yang mencapai usia pensiun sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 Huruf a diberikan kepada peserta pada saat pencapaikan usia 56 tahun”

Manfaat JHT bagi peserta yang dimasud di atas juga termasuk peserta yang berhenti bekerja secara pengunduran diri, terkena pemutusan kerja serta pekerja yang meninggalkan Indonesia.

Keputusan Menteri Ketenagakerjaan tersebut menuai banyak kritik dari masyarakat karena dinilai tidak mengedepankan asas keadilan bagi masyarakat. Dapat di rincikan bahwa keputusan tersebut tidaklah tepat, bagaimana tidak dana Jaminan Hari Tua yang di kelola oleh Kementerian Ketenagakerjaan melalui layanan BPJS Ketenaga kerjaan merupakan dana yang di ambil dari Penghasilan pekerja dan di tambahkan oleh pihak perusahan pemberi pekerjaan, keputusan ini sama saja memenjarakan hak asasi para pekerja yang menitipkan uang nya untuk dikelola oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Setelah diumumkannya ketetapan atas pencairan dana BPJS Ketenagakerjaan tersebut beberapa aliansi dari serikat buruh di beberapa daerah melakukan demonstrasi sebagai cara penyampaian aspirasi bahwasanya keputusan yang dibuat tersebut bertentangan dengan hak-hak para buruh dan pekerja.

Gelombang penolakan atas keputusan tersebut makin membuat Kementerian Ketenagakerjaan tersudut dan mulai memikirkan ulang atas keputusan pencairan dana Jaminan Hari Tua, maka pada tanggal 14 Febuari 2022 Kementerian Ketenagakerjaan memberikan keputusan baru bahwa Pencairan JaminanHari Tua atau JHT dikembalikan ke Permenaker Nomor 19 tahun 2015. (VB-BS).

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *