
Tangerang Delatan, Varia Banten.
Pada Tanggal 02 Oktober 2021, dosen-dosen Pascasarjana Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Pamulang melakukan Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang berlokasi Di Desa Ciluncat, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung Barat. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ni bertemakan “Bahaya Narkoba dan Strategi Pencegahannya* di Desa Ciluncat, Kecamatan Cangkuang, kabupaten Bandung Barat.
Dosen-dosen dan Mahasiswa yang terlibat dalam PKM ini diantaranya, Dr. Agus Salim, SH., SE., MH, Dr. Iman Imanuddin, SH., SIK., MH, Sri Utaminingsih, SPd., SH., MPd., MH., Turnya, SH., MH., Loisa Diana raya, Mardin Sipayung, Matheus raditya Chrisputranto, Roberto Rossi, Hadi sutopo, Wahyono, Dalam pelaksanaannya Tim PKM ini bermitra dengan Kepala Desa Ciluncat, Kabupaten Cangkuang Kota Bandung Barat.
Meningkatkan pemahaman dan pengetahuan tentang bahaya narkoba dilingkungan desa Ciluncat, Kecamatan Cangkuang Kabupaten Bandung Barat, Memberi bekal pengetahuan dan wawasan kepada peserta sehingga dapat mengetahui dampak negatif dari penyalahgunaan narkotika khususnya dikalangan anak dan remaja.
Pelaksanaan yang dilakukan oleh tim Pengabdian Kepada Masyarakat Pascasarjana Magister Hukum Universitas Pamulang (UNPAM) memberikan solusi dengan memberikan penyuluhan yang dapat memberikan bekal kepada warga masyarakat serta aparat desa dalam menanggulangi bahaya narkoba.
Manfaat mengetahui efek dari bahaya yang ditimbulkan dari penyalahgunaan narkoba tersebut adalah:
1. Menurut Efeknya menimbulkan Halusinogen (halusinasi), Stimulan (seorang pengguna lebih senang dan gembira untuk sementara waktu), Depresan (tidak sadarkan diri), Adiktif (kecanduan berat).
2. Menurut Jenisnya menimbulkan depresi berat, apatis, rasa lelah berlebihan, malas bergerak, banyak tidur, gugup, gelisah, selalu merasa curiga, denyut jantung bertambah cepat, rasa gembira berlebihan, banyak bicara namun cadel, rasa harga diri meningkat, kejang-kejang, pupil mata mengecil, tekanan darah meningkat, berkeringat dingin, mual hingga muntah,luka pada sekat rongga hidung, kehilangan nafsu makan, turunnya berat badan.
Karena pemuda sebagai generasi yang diharapkan menjadi penerus bangsa, semakin hari semakin rapuh digerogoti zat-zat adiktif penghancur syaraf. Sehingga pemuda tersebut tidak dapat berpikir jernih. Akibatnya, generasi harapan bangsa yang tangguh dan cerdas hanya akan tinggal kenangan. Sasaran dari penyebaran narkoba ini adalah kaum muda atau remaja. Penyuluhan ini bertujuan Sebagai pengetahuan bagi para remaja tentang jenis-jenis narkoba dan bahaya narkoba bagi dirinya. (VB BS)






