
BANTEN, (variabanten.com)-Banjir akibat hujan ekstrem melanda seluruh kabupaten/kota di Provinsi Banten. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten mencatat sebanyak 767 keluarga terdampak.
BPBD Provinsi Banten mencatat banjir terjadi di seluruh wilayah Banten, yakni Kabupaten Lebak, Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Tangerang, serta Kota Serang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kota Cilegon.
“Selain banjir, kejadian cuaca ekstrem seperti angin kencang dan pohon tumbang juga dilaporkan di sejumlah daerah,” ucap Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Banten, Lutfi Mujahidin.
Di Kota Serang, banjir merendam wilayah Kecamatan Curug, Cipocok Jaya, Serang, Kasemen, Walantaka, dan Taktakan. Ketinggian air bervariasi, dari 30 hingga 105 sentimeter, sehingga menyebabkan permukiman warga tergenang dan akses jalan terganggu.
Sementara di Kabupaten Lebak, banjir dan tanah longsor terjadi di beberapa kecamatan, di antaranya Malingping, Panggarangan, Rangkasbitung, dan Wanasalam.
Di Kabupaten Serang, banjir melanda Kecamatan Padarincang, Cinangka, dan Gunungsari dengan ketinggian air 5–70 sentimeter.
Adapun di wilayah Tangerang Raya, banjir dan cuaca ekstrem dilaporkan terjadi di Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang.
(*/Fais).






