
SERANG, (variabanten.com)-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang mencatat sebanyak 12 kecamatan terdampak banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut. Dari jumlah itu, dua kecamatan masih tergenang dengan ketinggian air cukup tinggi.
Menanggapi kondisi tersebut, Managing Partner Basuki Law Firm, Basuki SH.,MM.,MH, menyampaikan rasa prihatin mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Pandeglang. Ia menyebut banjir tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berdampak pada keselamatan serta kondisi sosial ekonomi masyarakat di wilayah terdampak.
“Musibah ini tentu menjadi duka bagi kita semua. Keselamatan warga harus menjadi prioritas utama, dan penanganan harus dilakukan secara cepat dan terkoordinasi,” ujar Basuki.
Berdasarkan laporan di lapangan, sejumlah wilayah mengalami genangan cukup tinggi, sehingga memaksa sebagian warga mengungsi ke tempat yang lebih aman. Aparat pemerintah daerah bersama BPBD, relawan, dan unsur terkait terus melakukan pemantauan, evakuasi, serta pendistribusian bantuan logistik bagi warga terdampak.
Basuki juga mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan kepedulian dan gotong royong dalam membantu masyarakat yang terdampak banjir. Ia berharap cuaca segera membaik agar air cepat surut dan warga dapat kembali beraktivitas seperti sediakala.
Hingga saat ini, proses penanganan darurat masih terus berlangsung, sementara pemerintah daerah diminta tetap siaga mengantisipasi potensi banjir susulan. VB-Fais.






