
BOGOR, (variabanten.com)-Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah mengubah cara manusia belajar, bekerja, dan mengembangkan perangkat lunak. Menjawab tantangan tersebut, mahasiswa melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMK Al-Amin Cibening, Pamijahan, Kabupaten Bogor, melalui seminar bertajuk “Pengenalan Vibe Coding dan Strategi Prompting Berbasis Generative AI Agent guna Meningkatkan Kompetensi Digital Siswa SMK Al-Amin” pada 5 Agustus 2026.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi digital siswa sekaligus memperkenalkan perkembangan teknologi Generative Artificial Intelligence yang saat ini menjadi salah satu keterampilan penting dalam dunia pendidikan maupun industri. Melalui seminar tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai konsep Vibe Coding, yaitu pendekatan pemrograman yang memanfaatkan AI sebagai mitra dalam proses pengembangan perangkat lunak, serta strategi prompting yang efektif agar AI mampu menghasilkan solusi dan kode program yang sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dibimbing oleh Ferry Noorman Setiawan, S.Kom., M.Kom. yang memberikan arahan mengenai pentingnya penguasaan teknologi digital sejak dini sebagai bekal menghadapi dunia kerja yang semakin terdigitalisasi. Menurutnya, perkembangan AI tidak seharusnya dipandang sebagai ancaman, melainkan sebagai peluang bagi generasi muda untuk meningkatkan kompetensi dan produktivitas dalam bidang teknologi informasi.
Selain mendapatkan materi mengenai konsep dasar Vibe Coding dan teknik penyusunan prompt, para siswa juga diajak melihat demonstrasi penggunaan berbagai platform Generative AI dalam membantu penyusunan algoritma, pembuatan kode program, pencarian solusi terhadap permasalahan pemrograman, hingga optimalisasi proses pengembangan aplikasi secara lebih efisien.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Fajar Mulya Adhi Pradana, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan PKM ini merupakan bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan kompetensi digital di tingkat sekolah menengah kejuruan.
“Kami berharap para siswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memahami cara kerja teknologi kecerdasan buatan sehingga dapat memanfaatkannya secara kreatif, produktif, serta tetap memperhatikan etika dalam penggunaannya. Kompetensi digital seperti ini akan menjadi modal penting dalam menghadapi kebutuhan dunia industri di masa mendatang,” ungkapnya.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Siswa aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan mengenai peluang AI dalam dunia kerja, serta mencoba secara langsung penggunaan teknologi AI untuk membantu menyelesaikan persoalan pemrograman sederhana. Suasana seminar yang interaktif membuat peserta lebih mudah memahami bagaimana AI dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu belajar tanpa menghilangkan pentingnya kemampuan berpikir logis dan analitis.
Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini diharapkan siswa SMK Al-Amin Cibening semakin siap menghadapi transformasi digital, memiliki wawasan mengenai perkembangan teknologi kecerdasan buatan, serta mampu memanfaatkan AI secara bertanggung jawab untuk mendukung proses belajar maupun pengembangan kompetensi di bidang teknologi informasi. Kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam menciptakan generasi muda yang adaptif, inovatif, dan siap bersaing di era digital.
VB-Putra Trisna.






