Debat Terakhir Capres Dianggap Datar dan Antiklimaks

Jakarta, (variabanten.com)-Ajang debat kelima atau terakhir dalam rangkaian Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 dianggap tetap kaya dengan pandangan kritis, meski di sisi lain dinilai kurang mendalam. Menurut pengamat kebijakan publik Ah Maftuchan, dinamika dalam debat kurang tajam terutama buat mendalami pemikiran setiap calon presiden terhadap tema persoalan yang disuguhkan. “Debat terakhir dari sisi jual beli ide atau gagasan kurang tajam, flat. Sehingga perdebatan kurang memancing lahirnya ide-ide inovatif,” kata Maftuchan .

Debat Kelima Pilpres 2024 membahas delapan tema, yakni kesejahteraan sosial, kebudayaan, pendidikan, teknologi informasi, kesehatan, ketenagakerjaan, sumber daya manusia, dan inklusi.

sementara itu, sosiolog sekaligus Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia Prof. Paulus Wirutomo menilai ajang debat terakhir dalam rangkaian Pilpres 2024 justru antiklimaks.

Meski begitu, Paulus menilai dalam ajang debat kali ini para peserta memperlihatkan persahabatan yang baik karena meski sebelumnya sempat terjadi adu argumentasi yang keras, tetapi tetap bisa saling memaafkan. (*/Fais).

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *