
TANGERANG SELATAN, (variabanten.com)-Sejumlah wilayah di Tangerang Selatan (Tangsel) dilaporkan terendam banjir akibat curah hujan tinggi yang mengguyur sejak beberapa hari terakhir. Genangan air dengan ketinggian bervariasi merendam permukiman warga, mengganggu aktivitas, hingga memicu kemacetan di sejumlah titik.
Di tujuh kecamatan, genangan air kembali muncul di berbagai titik. Sebagian kawasan memang telah lama dikenal rawan banjir, namun kini sejumlah titik baru mulai menunjukkan gejala serupa. Ironisnya, salah satu lokasi berada tidak jauh dari pusat pemerintahan kota.
Di kawasan Jalan Raya Ciater, Kelurahan Serua, tepatnya dekat Bundaran Maruga, hujan deras pada Senin (4/5/2026) memicu tumpahan tanah dan lumpur dari area proyek pembangunan pool Taksi Green SM. Material tersebut menutup badan jalan dan melumpuhkan arus lalu lintas.
Menanggapi kondisi tersebut, Managing Partner Basuki Law Firm, Basuki., SH., MM., MH meminta Pemerintah Kota Tangerang Selatan segera bergerak cepat dalam menangani dampak banjir. Ia menegaskan bahwa respons cepat dan terkoordinasi sangat dibutuhkan untuk meminimalisir kerugian warga serta mencegah kondisi semakin memburuk.
“Penanganan harus segera dilakukan, mulai dari evakuasi warga terdampak, normalisasi saluran air, hingga memastikan bantuan logistik tersalurkan dengan baik,” tegas Basuki.
Selain itu, Basuki juga menyoroti pentingnya langkah jangka panjang untuk mengatasi persoalan banjir yang kerap berulang di wilayah Tangsel. Ia mendorong adanya perbaikan sistem drainase, pengendalian tata ruang, serta peningkatan kapasitas infrastruktur pengendali banjir.
VB-Fais.






