Jaksa Belum Siap Tuntutan Terhadap Terdakwa NI Ditunda.

Kota serang (Varia Banten) – Lanjutan sidang Perkara pidana No. 1029/Pid.Sus/2021/PN.Srg., dengan Terdakwa NI di gelar pada Kamis 20 Januari 2022.

Sidang dengan agenda tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) dilaksanakan secara virtual dengan menggunakan media zoom.

Hadir dalam ruang sidang Majelis Hakim, tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang dipimpin oleh Jaksa Rosandi, SH., tim Penasehat Hukum Terdakwa diantaranya Advokat Suwadi, SH., MH., Advokat Fifit Nofiati, SH., MH., dan Advokat Eko Supramono, SH.

Hakim Ketua Yang Mulia Hasmi, SH., MH yang didampingi 2 Hakim Anggota lainnya membuka Sidang pada jam 10.00 Wib dengan ketokan palu kebesaran sebanyak 3 kali menandai dimulainya sidang.

Pak Hasmi sapaan akrab Beliau langsung menanyakan kepada para terdakwa apakah Saudara sekalian dalam kondisi sehat dan siap mengikuti sidang hari ini? Alkhamdulillah sehat dan siap mengikuti jalannya sidang hari ini Yang Mulia, jawab Para Terdakwa serentak.

Perkara yang melibatkan diri Terdakwa NI dan 2 orang Terdakwa lainnya adalah karena Menyediakan jasa pornografi dengan menawarkan atau mengiklankan baik langsung maupun tidak langsung layanan seksual melalui sarana elektronik/online, sebagaimana di maksud dalam pasal 4 ayat (2) huruf d Jo pasal 30 UU no.44 Tahun 2008 Tentang Pornografi dan atau Pasal 27 ayat (1) Jo Pasal 45 Ayat (1) UU No 19 Tahun 2016 Perubahan atas UU no.11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Pembacaan tuntutan dari Jaksa yang sudah diagendakan pada sidang sebelumnya urung dilaksanakan karena tim Jaksa Penuntut Umum belum selesai menyiapkan berkasnya.

Saat ditemui oleh awak media Varia Banten Advokat Suwadi menyampaikan : Ini sudah biasa untuk menunda pembacaan tuntutan, mungkin tim Jaksa sedang sibuk, semoga nanti tuntutannya menggunakan fakta persidangan sebagai pertimbangan hukumnya.
Sementara salah seorang nggota Penasehat Hukum NI Advokat Fifit bertutur : Ini kami lakukan pembelaan terhadap Terdakwa NI adalan berdasar permohon Keluarga dan Terdakwa NI, dibuktikan dengan adanya Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang dikeluarkan oleh instansi terkait. Selanjutnya ditambahkan oleh Advokat Eko : Yang kami lakukan ini adalah demi kemanusiaan saja, kasian Terdakwa NI harus melakukan seperti apa yang ada dalam dakwaan Jaksa demi memenuhi kebutuhan hidup dirinya dan kedua anaknya yang masih kecil-kecil.

Hakim Ketua mengetukan palu pertanda sidang ditutup pada pukul 10.10 Wib. Sidang akan dilanjutkan kembali pada hari Kamis tanggal 25 Januari 2022 dengan agenda Tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (VB-BS)

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *