
JAKARTA, (variabanten.com)-Ancaman bencana di Indonesia masih menjadi perhatian serius. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 2.236 kejadian bencana di seluruh Indonesia hingga 29 Oktober 2026. Data tersebut menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan dan mitigasi bencana harus terus diperkuat di berbagai daerah.
Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan sebanyak 2.236 kejadian bencana di Indonesia hingga 29 Oktober 2026. Bencana banjir menjadi salah satu kejadian yang banyak dilaporkan di sejumlah wilayah.
Menanggapi kondisi tersebut, praktisi hukum sekaligus Managing Partner Basuki Law Firm, Basuki, SH., MM., MH., mengingatkan pentingnya meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai potensi bencana.
Menurutnya, penanggulangan bencana tidak boleh hanya berfokus pada penanganan ketika bencana terjadi, tetapi harus dimulai melalui langkah pencegahan, edukasi, dan mitigasi yang berkelanjutan.
“Mitigasi bukan sekadar persiapan menghadapi bencana, tetapi merupakan langkah nyata untuk menyelamatkan kehidupan. Jangan menunggu bencana datang baru kita bergerak. Kewaspadaan dan kesiapsiagaan harus dibangun sejak dini,” demikian pesan yang dapat disampaikan Basuki.
Basuki juga mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan, tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, menghindari aktivitas yang berpotensi memicu bencana, serta selalu mengikuti informasi dan arahan dari lembaga resmi seperti BNPB, BPBD, dan BMKG.
VB-Fais






