
BANGKOK-TAILAND, (variabanten.com)-Pascasarjana Universitas Jayabaya kembali menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi berorientasi global dengan memimpin penyelenggaraan 6th International Conference of Rajamangala University of Technology Krungthep (IC-RMUTK) 2025 di Ramada Plaza by Wyndham Bangkok Riverside, Thailand, yang berlangsung pada 26–27 September 2025.
Konferensi internasional yang mengusung tema “Global Issues in Social Science, Law & Business Environment” ini berhasil diselenggarakan atas inisiasi Pascasarjana Universitas Jayabaya sebagai inisiator utama.
Direktur Pascasarjana Universitas Jayabaya, Assoc. Prof. Dr. H. Yuhelson, S.H., M.H., M.Kn., yang juga menjadi keynote speaker yang menyoroti Perbandingan Hukum Kepailitan Indonesia dan Thailand dalam konferensi tersebut, menyampaikan bahwa peran Jayabaya sebagai inisiator adalah langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi lintas negara dan menghasilkan kontribusi nyata bagi pengembangan literasi hukum, budaya, dan riset multidisipliner di kawasan ASEAN.
Jayabaya Sebagai Koordinator Gandeng 170 Mahasiswa dari PTN dan PTS di Indonesia
Assoc. Prof. Dr. H. Yuhelson menambahkan bahwa Universitas Jayabaya tidak hanya menjadi inisiator dan host, tetapi juga bertindak sebagai koordinator yang menggandeng enam perguruan tinggi swasta (PTS) Indonesia dan di hadiri 170 Mahasiswa Program Doktor untuk turut berpartisipasi dalam ajang ini. Ke-enam PTS tersebut adalah, Universitas Pancasila, Universitas Bhayangkara, Universitas Surakarta, Universitas Aisyah Pringsewu, Universitas Borobudur, dan Universitas Sahid.
Kolaborasi internasional ini diperkuat dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) antara Universitas Jayabaya dan Rajamangala University of Technology Krungthep (RMUTK) Thailand. Penandatanganan ini merupakan langkah strategis untuk memperluas jejaring akademik, memperkuat penelitian kolaboratif, dan membangun ruang dialog hukum serta multidisiplin di kawasan ASEAN.
Implementasi Tridarma Melalui Pengabdian Masyarakat
Sejalan dengan visi pengembangan akademik yang berwawasan global, Pascasarjana Universitas Jayabaya juga menggagas program pengabdian masyarakat internasional bertema:
“Enhancing Indonesian Language and Cultural Literacy among Thai Students”.
Inisiatif ini lahir dari kolaborasi Wakil Direktur I (Dr. Nurhakim, S.H., M.H.) bersama Ketua Unit Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi (UP2P) (Ferdian Arie Bowo, S.E., M.M.) , yang memandang pentingnya kontribusi akademik tidak hanya berhenti pada diskusi ilmiah, tetapi juga hadir langsung dalam peningkatan literasi bahasa, budaya, dan hukum di tingkat regional.
Program ini bertujuan memberikan pengertian mendalam mengenai kebudayaan Indonesia kepada mahasiswa di Kampus RMUTK Thailand, sekaligus menjadi bagian penting dari pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi dan ajang diplomasi budaya.
Inisiatif ini melibatkan seluruh Program Studi di Program Pascasarjana Universitas Jayabaya, dan diharapkan dapat menciptakan pertukaran dosen dan mahasiswa, riset bersama, seminar internasional, hingga publikasi ilmiah yang memberi kontribusi positif bagi dunia akademik.
VB-Putra Trisna.






