
Tangerang Selatan, (variabanten.com- Halal Center Mathlaul Anwar (HCMA) Tangerang Selatan menginisiasi kegiatan Bimbingan Teknis dan Supervisi Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) yang berlangsung dengan lancar dan sukses. Acara ini dihadiri para pimpinan lembaga halal serta peserta dari berbagai LP3H se-Provinsi Banten.
Hadir sebagai narasumber utama, Direktur Sertifikasi Halal BPJPH RI, Ibu Yanis Naini, yang memberikan paparan mengenai kebijakan terbaru, penguatan pendamping halal, serta strategi nasional pencapaian sertifikasi halal. Turut hadir Direktur LP3H Mathlaul Anwar, Bapak Hadi, beserta tamu undangan dan para peserta yang berasal dari sejumlah LP3H di antaranya LP3H UIN, LP3H UNTIRTA, dan LP3H Mathlaul Anwar.
Dorongan Penambahan Pendamping Halal untuk Target Nasional
Dalam sesi diskusi, Ibu Yanis Naini menekankan pentingnya kolaborasi antara BPJPH dan LP3H untuk mendukung target nasional 1,3 juta Sertifikat Halal pada tahun 2026.
Ia mengajak LP3H, khususnya LP3H Mathlaul Anwar, untuk aktif menambah jumlah pendamping halal melalui rekrutmen baru.
“Kami mengajak LP3H MA, para leader, dan seluruh pendamping untuk menambah dan mengajak pendamping baru. Tantangan 2026 membutuhkan kesiapan SDM yang lebih besar,” ujar Yanis.
Ajakan tersebut langsung disambut positif oleh Direktur LP3H MA, Bapak Hadi, yang menyatakan kesiapan lembaganya untuk memperkuat kapasitas pendamping halal melalui proses rekrutmen yang lebih luas dan terarah.
“Kami menyambut baik kesempatan dan dorongan dari BPJPH. LP3H MA siap melakukan rekrutmen pendamping baru sesuai kebutuhan nasional,” ungkapnya.
HCMA Bogor Soroti Kendala NIB untuk UMKM
Dalam kesempatan yang sama, HCMA Bogor yang diwakili Adharu menyampaikan sejumlah aspirasi dari pelaku UMKM terkait proses penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB). Adharu menyoroti bahwa aturan yang berjalan saat ini masih dinilai rumit dan kurang sesuai dengan kondisi UMKM mikro.
“Masa jualan cireng harus pakai amdal dulu. Kami berharap proses NIB bisa lebih sederhana agar UMKM dapat segera memulai proses halal dengan mudah,” ujar Adharu.
HCMA Tangerang Selatan Ketua Bang Jey dan Timnya juga menyampaikan aspirasi serupa, bahwa kemudahan pendaftaran NIB sangat berpengaruh terhadap percepatan sertifikasi halal UMKM di lapangan.
Kegiatan Berjalan Lancar dan Produktif
Seluruh rangkaian kegiatan bimtek dan supervisi berjalan dengan baik dan mendapat apresiasi dari para peserta. Acara ini tidak hanya memberikan penguatan teknis, namun juga menjadi ruang dialog strategis antara BPJPH, LP3H, dan Halal Center untuk bersama-sama mendukung percepatan sertifikasi halal nasional.
HCMA Tangsel menyampaikan bahwa kegiatan serupa akan terus digelar secara berkala guna memperkuat ekosistem halal di Banten dan Indonesia.
VB-Adh.








