
JAKARTA, (variabanten.com)-Penetapan Hogi Minaya sebagai tersangka oleh Polres Sleman menuai sorotan dan reaksi keras dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Managing Partner Basuki Law Firm, Basuki.,SH.,MM.,MH yang secara terbuka menyebut peristiwa tersebut sebagai sesuatu yang memalukan dan mencederai rasa keadilan di tengah masyarakat.
Basuki menilai, kasus ini seharusnya menjadi perhatian serius bagi semua pihak, khususnya aparat penegak hukum, agar proses hukum berjalan secara profesional, transparan, dan berkeadilan. Ia menegaskan bahwa penegakan hukum tidak boleh menimbulkan kegaduhan publik maupun kesan tebang pilih.
“Ini memalukan. Hukum seharusnya menjadi alat untuk melindungi dan memberikan keadilan, bukan justru melahirkan pertanyaan dan kekecewaan di tengah masyarakat,” tegas Basuki dalam keterangannya.
Sebelumnya, Hogi Minaya ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Sleman, lantaran dua penjambret tas istri Hogi meninggal dunia. Dua pelaku penjambret yang menggunakan sepeda motor dipepet Hogi yang mengendarai mobil. Para jambret tersebut kemudian tak bisa berkutik dan menabrak tembok, lalu nyawa mereka berakhir.
Basuki berharap, kasus ini dapat menjadi evaluasi bersama agar penegakan hukum ke depan benar-benar mengedepankan prinsip keadilan, kepastian hukum, serta menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan etika.VB-Fais.






