Mahasiswa Gelar Pelatihan Coding Modern dan Manajemen Proyek IT bagi Siswa SMK Al-Amin

BOGOR, (variabanten.com)-Seiring berkembangnya industri teknologi informasi, kemampuan menulis kode program saja tidak lagi cukup untuk memenuhi kebutuhan dunia kerja. Pengembang perangkat lunak saat ini dituntut mampu bekerja secara kolaboratif, memahami manajemen proyek, serta menguasai platform pengelolaan kode program yang digunakan secara global. Menjawab kebutuhan tersebut, mahasiswa melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMK Al-Amin Cibening, Pamijahan, Kabupaten Bogor, dengan mengangkat tema “Pengenalan Dasar-Dasar Coding Updates, Manajemen Proyek IT, dan Penggunaan Platform Kolaborasi (GitHub)”, 5 Agustus 2026.

Kegiatan ini bertujuan memperluas wawasan siswa mengenai perkembangan terbaru dalam dunia pemrograman (coding updates), pengelolaan proyek teknologi informasi, serta pentingnya kolaborasi digital menggunakan platform GitHub yang telah menjadi standar dalam industri pengembangan perangkat lunak.

Dalam sesi pemaparan materi, peserta dikenalkan dengan konsep pengembangan perangkat lunak modern yang tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis pemrograman, tetapi juga mencakup perencanaan proyek, pembagian tugas dalam tim, pengelolaan perubahan kode (version control), hingga dokumentasi proyek yang baik. Materi tersebut menjadi bekal penting bagi siswa agar lebih siap menghadapi lingkungan kerja profesional yang mengutamakan kolaborasi dan efisiensi.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dibimbing oleh Ferry Noorman Setiawan, S.Kom., M.Kom., yang menjelaskan bahwa penguasaan platform kolaborasi seperti GitHub telah menjadi salah satu kompetensi yang banyak dicari oleh perusahaan teknologi.

“Di dunia industri, pengembangan aplikasi hampir selalu dilakukan secara berkelompok. Oleh karena itu, siswa perlu memahami bagaimana mengelola proyek, bekerja sama dalam satu tim, serta menggunakan platform kolaborasi seperti GitHub untuk menyimpan, memperbarui, dan mengembangkan kode program secara terstruktur,” jelasnya.

Selain penyampaian materi, peserta juga diberikan demonstrasi mengenai penggunaan GitHub, mulai dari pembuatan repositori, proses commit, push, hingga pentingnya dokumentasi proyek melalui file README. Siswa juga dikenalkan pada konsep version control yang memungkinkan setiap perubahan pada kode program dapat tercatat dengan baik sehingga memudahkan proses pengembangan aplikasi secara bersama-sama.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Fajar Mulya Adhi Pradana, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan perguruan tinggi dalam mempersiapkan lulusan SMK agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.

“Selain kemampuan teknis, dunia industri juga membutuhkan sumber daya manusia yang mampu bekerja dalam tim, memiliki kemampuan komunikasi yang baik, serta memahami tata kelola proyek teknologi informasi. Melalui kegiatan ini kami berharap siswa memperoleh pengalaman baru yang dapat menjadi bekal ketika memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi. Mereka aktif berdiskusi mengenai pengalaman penggunaan platform digital, mencoba membuat repositori sederhana, serta memahami pentingnya dokumentasi dan kerja sama dalam proses pengembangan perangkat lunak.

Melalui kegiatan PKM ini diharapkan siswa SMK Al-Amin semakin memahami pentingnya penguasaan teknologi kolaboratif, manajemen proyek, serta praktik pengembangan perangkat lunak modern yang menjadi kebutuhan utama di era transformasi digital. Kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mencetak generasi muda yang kompeten, adaptif, dan siap bersaing di dunia industri teknologi informasi.
VB-Fais.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *