ISPA di Banten Tembus 4.498 Kasus Saat Gunung Anak Krakatau Erupsi, Basuki Ingatkan Warga untuk Waspada

SERANG, (variabanten.com)-Masyarakat Banten kembali diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Di tengah kondisi tersebut, perhatian juga tertuju pada kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang dilaporkan mencapai 4.498 kasus di Banten.

Kondisi ini menjadi perhatian karena abu vulkanik dan material erupsi dapat berpengaruh terhadap kualitas udara serta kesehatan masyarakat, khususnya mereka yang memiliki aktivitas di luar ruangan.

Managing Partner Basuki Law Firm, Basuki, SH., MM., MH., mengajak masyarakat untuk tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan diri serta keluarga.

“Hati-hati, tetap jaga diri dan waspada. Jangan panik, tetapi kita harus mengambil langkah antisipasi untuk melindungi kesehatan, terutama anak-anak, lansia, dan masyarakat yang rentan terhadap gangguan pernapasan.”

Sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten mencatat jumlah kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) mencapai 4.498 kasus di tengah aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Angka tersebut merupakan akumulasi seluruh laporan ISPA yang masuk melalui sistem pencatatan elektronik fasilitas pelayanan kesehatan.

Basuki menambahkan, kewaspadaan merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan bersama. Ia berharap masyarakat Banten dapat tetap tenang, saling mengingatkan, dan tidak mengabaikan kondisi kesehatan di tengah aktivitas vulkanik yang terjadi.

“Keselamatan dan kesehatan masyarakat harus menjadi perhatian bersama. Tetap tenang, tetap waspada, dan ikuti arahan petugas. Semoga seluruh masyarakat Banten selalu diberikan perlindungan dan kesehatan.”

VB-Fais

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *