Dindikbud Banten Bakal Kirim Siswa Bermasalah ke Barak TNI, Basuki: Pembinaan Harus Tetap Mendidik

SERANG, (variabanten.com)-Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) berencana menjalankan program pembinaan bagi siswa SMA dengan melibatkan TNI. Dalam rencana tersebut, siswa yang dinilai bermasalah akan menjalani pembinaan dan menginap selama dua hari satu malam di barak TNI mulai Oktober 2026.

Rencana tersebut mendapat perhatian dari Managing Partner Basuki Law Firm, Basuki.,SH.,MM.,MH. Menurutnya, upaya membangun kedisiplinan dan karakter peserta didik merupakan hal penting, namun pelaksanaannya harus tetap berada dalam koridor pendidikan dan perlindungan anak.

“Pembinaan siswa memang harus tegas, tetapi tetap harus mendidik. Jangan sampai pendekatan disiplin justru membuat anak merasa dihukum tanpa memahami tujuan dari pembinaan tersebut,” ujar Basuki.

Basuki menilai, apabila program tersebut diterapkan, perlu ada mekanisme yang jelas mengenai kriteria siswa yang mengikuti pembinaan, bentuk kegiatan, pendampingan, serta pengawasan selama berada di lingkungan barak.

Menurutnya, keterlibatan TNI dapat diarahkan pada kegiatan yang membangun kedisiplinan, tanggung jawab, kepemimpinan, serta kerja sama. Namun, aspek pendidikan dan pembinaan karakter tetap harus menjadi tujuan utama.

Basuki juga menekankan pentingnya keterlibatan orang tua dan pihak sekolah. Menurut Basuki, persoalan perilaku siswa tidak selalu dapat diselesaikan hanya dengan pendekatan kedisiplinan, tetapi membutuhkan komunikasi dan pendampingan yang berkelanjutan.

Basuki berharap program tersebut, jika diterapkan, memiliki tujuan yang terukur dan evaluasi yang jelas sehingga pembinaan benar-benar memberikan manfaat bagi perkembangan karakter dan masa depan peserta didik.

VB-Fais

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *